Kajian Viktimologi dalam Perkara Putusan Nomor 281/Pid.B/2024/PN Sim tentang Peranan dan Posisi Korban Pemerkosaan
DOI:
https://doi.org/10.56128/ljoalr.v5i6.1037Keywords:
Kekerasan Seksual, Korban, Keadilan Restoratif, Pelindungan Hukum, ViktimologiAbstract
Penelitian ini menganalisis penegakan hukum tindak pidana kekerasan seksual yang masih cenderung belum berperspektif restoratif, sehingga pelindungan hukum dan pemulihan korban belum optimal. Tujuan penelitian adalah mengkaji posisi dan peranan korban dalam Putusan Nomor 281/Pid.B/2024/PN Sim melalui perspektif viktimologi dengan metode penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang - undangan, kasus, dan konseptual, serta analisis deduktif melalui silogisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban dikategorikan sebagai biologically weak victims, socially weak victims, dan unrelated victims akibat ketimpangan relasi kuasa dan gender. Proses viktimisasi juga memenuhi unsur teori aktivitas rutin (motivated offenders, suitable target, dan absence of capable guardians) serta mencerminkan kekerasan berbasis gender. Penjeratan pasal dalam putusan dinilai telah sesuai, dan pemenuhan hak korban diwujudkan melalui pengabulan permohonan restitusi yang sesuai untuk mewujudkan pelindungan hukum terhadap korban. Dengan demikian, pendekatan viktimologi penting untuk mendorong pelindungan hukum yang lebih berorientasi pada keadilan dan pemulihan korban.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rafi Nurzaki Fauzan, Anita Zulfiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.