Efektivitas Dakwah Struktural Muhammadiyah di Tingkat Pemerintahan Desa: Studi Kasus di Desa Bucu, Jepara
DOI:
https://doi.org/10.56128/ljoalr.v4i5.532Keywords:
Dakwah struktural, Integrasi dakwah, Muhammadiyah, Musyawarah desa, Pemerintahan desa, Pembangunan desa.Abstract
Penelitian ini menganalisis efektivitas dakwah struktural Muhammadiyah melalui jalur pemerintahan desa di Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Dakwah struktural merujuk pada aktivitas dakwah yang terintegrasi dalam sistem pemerintahan dan kebijakan publik, khususnya oleh kader Muhammadiyah yang menduduki posisi strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kader Muhammadiyah dalam pemerintahan desa mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam berbagai program pembangunan, seperti pelatihan guru ngaji, pemberdayaan ekonomi berbasis syariah, serta penguatan kesehatan dan pendidikan Islami. Dakwah tidak hanya dilakukan melalui forum keagamaan, tetapi juga melalui kebijakan perencanaan seperti RPJMDes dan APBDes. Musyawarah Desa menjadi ruang strategis untuk menyampaikan pesan dakwah secara dialogis dan partisipatif. Meski demikian, tantangan tetap ada, seperti resistensi dari kelompok ormas lain, keterbatasan manajerial, birokrasi, dan anggaran. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah struktural Muhammadiyah merupakan model dakwah modern yang relevan dan efektif dalam pembangunan sosial-politik umat Islam di era kontemporer, serta dapat memperkuat kohesi sosial dan menciptakan masyarakat yang berkeadaban sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muh Mutaqin, Ahmadi Ahmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.