Kontribusi Agribisnis Terhadap Ketahanan Pangan Nasional: Literatur Review
DOI:
https://doi.org/10.56128/ljoalr.v4i8.699Keywords:
Agribisnis, Ketahanan Pangan, Stabilitas, Kelembagaan PetaniAbstract
Ketahanan pangan merupakan pilar fundamental dalam pembangunan nasional yang menjadi tantangan besar bagi Indonesia sebagai negara agraris. Peningkatan kebutuhan pangan akibat pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, keterbatasan lahan, serta rendahnya akses petani terhadap teknologi menuntut adanya sistem agribisnis yang terintegrasi dan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis kontribusi agribisnis terhadap ketahanan pangan nasional, terutama dari aspek ketersediaan dan stabilitas pangan. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku referensi, laporan lembaga internasional (FAO, IFAD), serta dokumen kebijakan pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa agribisnis berperan signifikan dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi rantai pasok melalui penyediaan input berkualitas, teknologi produksi modern, penguatan kelembagaan, serta optimalisasi distribusi. Selain itu, agribisnis mendukung stabilitas pangan melalui pengelolaan rantai pasok dan mekanisme stabilisasi harga komoditas. Namun, tantangan struktural seperti kelembagaan petani yang lemah, keterbatasan infrastruktur dan logistik, serta risiko ketergantungan impor masih menjadi hambatan utama. Kajian ini menegaskan pentingnya penguatan sistem agribisnis sebagai strategi kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dea Ratna Putri Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.