Analisis Penggunaan QRIS terhadap Perilaku Konsumsi Mahasiswa serta Dampaknya bagi Pendapatan UMKM di Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.56128/ljoalr.v5i5.954Keywords:
QRIS, Perilaku Konsumsi, Mahasiswa, UMKM, Pembayaran DigitalAbstract
Penelitian ini mengkaji penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di antara mahasiswa di Kota Pontianak serta dampaknya terhadap perilaku konsumsi dan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi-terstruktur dan purposive sampling, penelitian ini melibatkan mahasiswa dan pelaku UMKM sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014) dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Temuan menunjukkan bahwa QRIS diterima luas oleh mahasiswa karena kemudahan dan kecepatan transaksi sesuai prinsip Technology Acceptance Model. Kemudahan bertransaksi mendorong peningkatan frekuensi belanja mahasiswa dan munculnya perilaku impulsif buying akibat berkurangnya hambatan psikologis. Bagi UMKM, adopsi QRIS berdampak positif terhadap peningkatan volume transaksi dan pendapatan, meski tidak merata. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketidakstabilan jaringan dan kurangnya literasi digital. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi keuangan digital mahasiswa, optimalisasi strategi pemasaran digital UMKM, serta perluasan infrastruktur jaringan oleh pemerintah dan Bank Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naufal Raki Pratama, Fadhil Rasya Muhammad, Nurlitasari Nurlitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.