Analisis Adopsi Sistem Pembayaran Digital QRIS dan Implikasinya terhadap Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM di Kawasan Kuliner Jalan Gajah Mada Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.56128/ljoalr.v5i5.963Keywords:
QRIS, UMKM, pembayaran digital, efisiensi keuangan, adopsi teknologiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adopsi sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta implikasinya terhadap efisiensi pengelolaan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan kuliner Jalan Gajah Mada Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS telah diadopsi secara luas sejak tahun 2022–2023 dan memberikan kemudahan dalam proses transaksi yang lebih cepat, praktis, dan efisien. Selain itu, penggunaan QRIS berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pengelolaan keuangan melalui pencatatan transaksi yang lebih sistematis, akurat, dan transparan. Dampak lain yang ditemukan adalah peningkatan jumlah pelanggan serta potensi pendapatan usaha akibat kemudahan transaksi non-tunai. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti gangguan jaringan, keterbatasan pemahaman teknologi, dan pemanfaatan fitur QRIS yang belum optimal. Secara keseluruhan, QRIS memiliki peran signifikan dalam meningkatkan efisiensi transaksi dan pengelolaan keuangan UMKM, namun optimalisasi pemanfaatannya memerlukan peningkatan literasi digital dan keuangan bagi pelaku usaha.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elnissi Meyda Fau, Shofi Nabila, Shalsa Billa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.