Analisis Dampak Penerjunan Praja IPDN Terhadap Ketahanan Kesehatan dan Sanitasi Dalam Pemulihan Pasca Bencana Banjir
(Studi Kasus Kabupaten Aceh Tamiang Indonesia)
DOI:
https://doi.org/10.56128/ljoalr.v5i6.1077Keywords:
Praja IPDN, Ketahanan Kesehatan, Ketahanan Sanitasi, Rehabilitasi PascabanjirAbstract
Banjir merupakan bencana yang seringkali menimpa Indonesia, salah satunya adalah kasus bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang dalam beberapa bulan terakhir. Kajian ini bertujuan menganalisis dampak penerjunan Praja IPDN terhadap ketahanan kesehatan masyarakat dan ketahanan sanitasi dalam rehabilitasi pascabanjir di Aceh Tamiang. Kajian ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui observasi lapangan, identifikasi permasalahan, pelaksanaan intervensi, dan evaluasi. Artikel ini menunjukkan bahwa keterlibatan Praja IPDN mempercepat pembersihan fasilitas umum, drainase, permukiman, dan perkantoran, sehingga mendukung pemulihan layanan publik, menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan, serta mempercepat pemulihan sanitasi. Namun, kontribusi tersebut bersifat sebagai katalisator pemulihan jangka pendek sehingga memerlukan penguatan koordinasi lintas sektor, pendampingan teknis, dan partisipasi masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa penerjunan Praja IPDN berkontribusi positif terhadap penguatan ketahanan kesehatan dan sanitasi pascabanjir.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferdi Ramadhansyah, Rhesas Shalatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.