Kritik atas Penerapan UU Narkotika dan Kaitannya dengan Overcrowded di Lapas Indonesia: Evaluasi Normatif-Empiris terhadap Penegakan UU Narkotika di Indonesia

Kritik atas Penerapan UU Narkotika dan Kaitannya dengan Overcrowded di Lapas Indonesia

Evaluasi Normatif-Empiris terhadap Penegakan UU Narkotika di Indonesia

Authors

  • Rika Afrida Yanti Universitas Samudra
  • Liza Agnesta Krisna Universitas Samudra
  • Vivi Hayati Universitas Samudra

DOI:

https://doi.org/10.56128/ljoalr.v4i7.590

Keywords:

Narkotika, Overcrowded, Pemasyarakatan, Agen asuransi, Rehabilitasi

Abstract

Penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah memunculkan polemik terkait efektivitas dan dampaknya terhadap sistem pemidanaan di Indonesia. Salah satu akibat yang paling menonjol adalah terjadinya overkapasitas (overcrowded) di lembaga pemasyarakatan (lapas), yang sebagian besar diisi oleh narapidana kasus narkotika, khususnya penyalahguna. Artikel ini mengkritisi pendekatan hukum yang lebih menekankan pada pidana penjara dibandingkan pendekatan rehabilitatif, serta menganalisis hubungan kausal antara kebijakan represif tersebut dengan kondisi overcrowded. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan empiris, dengan data sekunder dan studi kasus. Artikel ini merekomendasikan reformulasi kebijakan narkotika agar lebih manusiawi dan efektif, dengan mengutamakan dekriminalisasi bagi penyalahguna dan perluasan program rehabilitasi.

Author Biographies

Rika Afrida Yanti, Universitas Samudra

Dosen Hukum Fakultas Hukum Universitas Samudra

Liza Agnesta Krisna, Universitas Samudra

Wakil Dekan II Fakultas Hukum Universitas Samudra

Vivi Hayati, Universitas Samudra

Dosen Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Samudra

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Yanti, R. A., Liza Agnesta Krisna, & Vivi Hayati. (2025). Kritik atas Penerapan UU Narkotika dan Kaitannya dengan Overcrowded di Lapas Indonesia: Evaluasi Normatif-Empiris terhadap Penegakan UU Narkotika di Indonesia. Locus Journal of Academic Literature Review, 4(7), 535–545. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v4i7.590

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)

Loading...